Siapa yang tidak tahu tentang besi? Mendengar nama besi tentu orang sudah tahu tentang benda yang satu ini karena kegunaan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari sudah sangat banyak. Yang menarik yaitu, besi merupakan satu-satunya unsur logam yang dijadikan Allah sebagai sebuah surat dalam Al-Qur’an, yaitu Surat Al Hadid yang artinya “besi”. Dan kata Al-Hadid itu sendiri diambil dari ayat ke-25 surat tersebut.
“…..
Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai
manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah
mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya, padahal Allah
tidak dilihatnya”. (Al Hadid:25)
Dalam
ayat itu, Al-Qur’an secara jelas mengungkapkan tentang penciptaan besi, kekuatan
besi dan manfaat besi bagi manusia. Dengan besi itu, umat Islam juga bisa
menolong agama Allah.
Besi
adalah logam yang berasal dari bijih besi (tambang) yang banyak digunakan untuk
kehidupan manusia sehari-hari. Dalam tabel periodik, besi mempunyai simbol Fe
dan nomor atom 26. Termasuk dalam logam transisi bergolongan VIII, Periode 4
dan bagian dari blok d. Berpenampilan metalik mengkilap keabu-abuan. Massa
atomnya sekitar 55,845g/mol. Konfigurasi elektronnya [Ar] 3d6 4s2. Memiliki
jumlah elektron tiap kulitnya 2, 8, 14, 2. Berfase padat, bermassa jenis
7,86g/cm3. Massa jenis cair pada titik lebur 6,98g/cm3. Titik lebur 1811K,
titik didih 3134K. Kalor peleburan 13,81kJ/mol dan kalor penguapan 340kJ/mol.
Memiliki kapaasitas kalor 25,1 J/molK. Besi juga mempunyai nilai ekonomis yang
tinggi. Besi adalah logam yang paling banyak dan paling beragam penggunaannya.
Hal itu karena beberapa hal, diantaranya : kelimpahan besi di kulit bumi cukup
besar, pengolahan relatif mudah dan murah, dan mempunyai sifat-sifat yang
menguntungkan.
Besi
merupakan unsur logam yang paling melimpah di bumi (sekitar 36%). Faktanya,
dari penelitian astronomi modern maka telah diketemukan mengenai suatu hal yang
luar biasa. Bahwa besi yang ada di perut bumi berasal dari bintang-bintang di
luar angkasa. Dari sisi kapasitasnya, besi memiliki bentuk (struktur) yang
unik. Agar elektron-elektron dan nitron-nitron dapat menyatu dalam unsur besi
maka ia butuh energi yang luar biasa mencapai 4 kali lebih besar dari total
energi yang ada di planet matahari kita. Ini berarti, tidak mungkin besi itu
telah terbentuk saat berada di bumi. Pasti ada unsur asing yang turun ke bumi
di mana ia belum terbentuk di sana.
Dapat dikatakan bahwa besi terbentuk
dari bintang yang lebih besar dari matahari, sehingga ketika suhunya naik dan
meledak, maka pecahannya akan berhamburan ke seluruh alam semesta, kemudian
tertarik oleh gravitasi bumi, dan tertanam selama jutaan tahun lamanya di bumi.
Jelas
bahwa Allah telah menciptakan besi dan kemudian menurunkannya ke bumi untuk
dapat diolah serta dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan.
Besi
yang terkandung dalam perut bumi pun, sudah sejak lama menjadi material pokok
yang digunakan oleh manusia dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pada masa
peperangan dulu, besi menjadi bahan baku paling penting dalam membuat peralatan
tempur seperti pedang, perisai dan baju besi. Salah satu sumber mineral yang
memiliki arti penting dalam sejarah teknologi Islam pun adalah besi dan baja.
Di era kejayaan Islam, perkembangan teknik pengolahan besi dan baja sudah
sangat berkembang pesat. Sampai tertera dalam firman Allah :
“Berilah
aku potongan-potongan besi.” Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan
kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain, “Tiuplah (api itu).” Hingga
apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, “Berilah
aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu”. (Al
Kahfi: 96)
Kekuatan
besi dapat kita lihat dari posisinya yang terletak di pusat bumi, sehingga
menimbulkan kekuatan yang hebat berupa medan magnet dan gaya gravitasi. Selain
itu, dalam pengolahan besi, akan diperoleh berbagai macam produk berbahan dasar
besi yang memiliki kekuatan yang beraneka ragam dan untuk berbagai keperluan
hidup. Adapun dalam pemanfaatannya, manfaat besi dalam kehidupan masyarakat
sudah sama-sama kita ketahui.
Besi merupakan logam yang paling penting
sepanjang sejarah umat manusia sejak peradaban Mesopotamia purba sampai
sekarang. Tidak ada logam lain yang jumlah pemakaiannya melebihi besi.
Berdasarkan kekuatan, bentuk, dan struktur yang dihasilkan dari pengolahan
besi, maka saat ini besi dapat diakatakan sebagai tulang punggung peradaban
modern, seperti gedung pencakar langit, jembatan, peralatan kendaraan, senjata,
alat pertanian, pipa saluran, dan segala jenis mesin. Yang tentu saja memiliki
kekuatan yang berbeda-beda, disesuaikan dengan penggunaannya. Bisa dibayangkan
bagaimana kuatnya besi pada kerangka jembatan, dimana setiap saat menerima
beban secara kontinu, selalu dibebani oleh mobil yang melewati jembatan
tersebut setiap saat, tapi jembatan tetap kokoh, dan idak hancur. Atau kuatnya
besi pada sebagai chasis kendaraan militer, seperti pada panser, tank, dalam
menahan segala macam peluru, maupun rudal. Sehingga tidaklah mengherankan jika
produksi besi di seluruh dunia mencapai lebih dari satu miliar ton setiap
tahun.
Salah
satu kelemahan besi adalah mudah mengalami korosi.Korosi menimbulkan banyak
kerugian karena mengurangi umur pakai berbagai barang atau bangunan yang
menggunakan besi atau baja. Sebenarnya korosi dapat dicegah dengan mengubah
besi menjadi baja tahan karat (stainless steel), akan tetapi proses ini terlalu
mahal untuk kebanyakan penggunaan besi.
Korosi
besi memerlukan oksigen dan air. Berbagai jenis logam contohnya Zink dan
Magnesium dapat melindungi besi dari korosi. Cara-cara pencegahan korosi besi
yang akan dibahas berikut ini didasarkan pada dua sifat tersebut.
1. Pengecatan.
2. Pelumuran dengan Oli atau Gemuk.
3. Pembalutan dengan Plastik.
4. Tin Plating (pelapisan dengan timah).
5. Galvanisasi (pelapisan dengan Zink).
6. Cromium Plating (pelapisan dengan
kromium).
7. Sacrificial Protection (pengorbanan
anode).
Besi merupakan bahan
dasar utama yang penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Terutama dalam
fungsinya menggantikan kayu. Maka dari itu kita perlu tau bagaimana
karakteristik besi itu sendiri agar kita dapat memproduksi dan memanfaatkannya
dengan baik.



0 komentar:
Posting Komentar
Kritik anda adalah kemajuan kami