Rabu, 09 Mei 2012
Serunya Ikut UKM OR Air Divisi Selam ITS
Seperti kita ketahui, di ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) banyak UKM yang bisa kita ikuti. Mulai dari PSM (Paduan Suara Mahasiswa), KopMa (Koperasi Mahasiswa), Futsal, Badminton dll. Biasanya setiap ada mahasiswa baru setiap UKM akan mempromokan dirinya agar diikuti. Di sini saya akan menjelaskan sedikit tentang UKM OR Air Divisi Selam.
UKM OR Air sendiri terbagi menjadi 3 divisi yaitu divisi dayung, renang dan divisi selam. Ketua umum UKM OR Air untuk periode ini yaitu Faisal Akbar (Teknik Kelautan angkatan 2009). Setiap divisi juga memiliki ketua atau koordinator.
Untuk divisi dayung tempat latihannya berbeda-beda tergantung koordinatornya. Biasanya di danau delapan ITS atau bisa saja di sungai dekat Plaza Surabaya. Untuk divisi renang latihannya di Kolam Renang KONI. Setiap mahasiswa ITS gratis berenang di KONI dengan syarat membawa KTM(Kartu Tanda Mahasiswa) ITS. Divisi selam latihannya bertempat di Kolam Renang Kobangdikal Tirta Krida Juanda. Tempatnya cukup jauh dari ITS dengan rentan waktu perjalanan kira-kira 45 menit (bisa lebih jika keadaan macet). Jadwal latihan hari Sabtu dan Minggu. Jam 06.30 WIB harus sudah siap di tempat latihan. Pelatihnya adalah Pasukan Katak TNI AL, namanya Pak Slamet. Beliau telah mengabdi sebagai TNI AL selama 17 tahun dan sangat profesional di bidang menyelam.
Alat-alat selam yang kita pakai yaitu tabung, masker (kacamata penutup mata dan hidung), BCD (rompi penghubung kita dengan tabung, bisa jiuga menjadi pelampung jika terisi udara) yang lengkap dengan mouthfish (alat hisap kita yang terhubung dengan tabung), serta sepasang vin (kaki katak). Yang perlu diingat adalah "never dive alone" (jangan pernah menyelam sendirian).
Sebelum mulai menyelam kita harus melakukan :
1. Pemanasan, dengan tujuan agar tidak terjadi keram ataupun hal-hal yang tidak diinginkan. Biasanya melakukan peregangan tangan dan kaki juga disertai push up dan sit up.
2. Latihan pernafasan, dengan cara mengambil nafas dari mulut dan mengeluarkannya dari hidung. Biasanya jika diaba-abakan pernafasan 10 berarti kita harus mengambil nafas lalu menghembuskannya di dalam air sebanyak 10 kali.
3. Renang pemanasan, biasanya dengan gaya bebas, gaya dada dan gaya kupu-kupu masing-masing 200m
4. Belajar equalisasi, yaitu mengeluarkan tekanan lewat telinga dengan cara menutup hidung dengan tangan sambil menghembuskan udara (udara tidak keluar melalui hidung). Hal ini bertujuan agar kita dapat bertahan dengan perbedaan tekanan di dalam air dimana setiap 10 meter ke bawah tekanan naik sebesar 1 atm.
5. Belajar body breathing, yaitu memberikan Mouthfish kepada pasangan selam kita dengan cara melepaskan mouthfish (dilakukan dalam air) dan memberikannya pada teman. Yang perlu diperhatikan
yaitu sebelum kita hendak menggunakan mouthfish teman, kita harus menghembuskan udara terlebih dahulu. Dalam 3 detik atau 2 kali pernafasan, maka mouthfish harus dikembalikan. Hal ini bertuuan agar apabila persediaan udara pada tabung pasangan selam kita habis, kita bisa membantunya di setiap saat.
6. Belajar masker clearing, yaitu membersihkan masker yang dilakukan dalam air dengan cara membuka masker sehingga masker terpenuhi dengan air lalu menutup kembali dengan bagian bawah terbuka sedikit, kemudian kita hembuskan udara melalui hidung sampai airnya hilang tergantikan oleh udara yang kita hembuskan tadi. Hal ini bertujuan agar apabila kaca masker kita berembun dan terlihat buram maka kita bisa membersihkannya sewaktu-waktu tanpa harus keluar dari air.
7. Belajar masuk ke dalam air yaitu dilakukan dengan cara berdiri di tepi lalu melangkahkan kaki sejauh-jauhnya dengan posisi tangan kanan memegangi mouthfish dan masker sedangkan tangan kiri memegangi tabung.
Setelah kita sudah paham langkah-langkah di atas barulah kita bisa menyelam dengan baik.
Di ITS, tepatnya di UKM OR Air divisi selam menyediakan atau membantu mahasiswa dalam sertifikasi selam atau pembuatan Surat Ijin Menyelam dengan sertifikat POSSI yang berlaku seumur hidup dengan tingkatan A1 untuk Scuba Diver (selam biasa) yang biayanya sekitar Rp. 1.100.000,-. Jika di luar ITS, biaya sertifikasi sekitar RP. 1.800.000,-. Sertifikasi tahun ini dilakukan di Situbondo, Jawa Timur.
Sekian sedikit info dari saya, semoga bermanfaat. Apabila ingin bertanya lebih lanjut komentar di bawah ini atau hubungi akun facebook saya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




gag bisa ikut gw ni boy, nyesel gw baca ni posting. cman bikin pngen doank ("_)
BalasHapushaha... kasian
BalasHapusmantab bro..
BalasHapus